
Fasilitas Bali International Hospital adalah seluruh kapasitas tempat tidur, kelas kamar, unit layanan, dan teknologi medis yang beroperasi di rumah sakit rujukan internasional di KEK Kesehatan Sanur, Bali. Ketika orang mencari “fasilitas Bali International Hospital”, pertanyaannya biasanya tiga: berapa banyak tempat tidur (beds), seperti apa kelas kamar, dan teknologi apa yang benar‑benar tersedia, bukan sekadar diumumkan.
Sebagai pengantar penting: angka kapasitas, daftar layanan, dan status operasional di tulisan ini disaring dari:
– regulasi dan dokumen resmi KEK Sanur,
– rilis pemerintah pusat/daerah,
– keterangan pengelola kawasan,
– dan pantauan lapangan KEK Sanur Intelligence.
Setiap angka adalah kondisi terakhir yang dapat kami verifikasi sampai **Mei–Juni 2026**. Jika sebuah informasi masih “diumumkan tapi belum terkonfirmasi operasional”, saya akan menandainya secara eksplisit.
—
## Gambaran umum fasilitas Bali International Hospital di KEK Sanur
### Posisi BIH di dalam KEK Kesehatan Sanur
Bali International Hospital (BIH) adalah rumah sakit rujukan internasional yang dibangun sebagai jangkar (anchor) layanan kesehatan tersier di **Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur**, Kota Denpasar, Bali.
Fungsi utamanya, sesuai kerangka KEK:
– Menyediakan layanan spesialistik dan subspesialistik untuk pasien Indonesia dan internasional.
– Menjadi pusat rujukan untuk jaringan fasilitas lain di dalam dan di luar KEK Sanur.
– Terintegrasi dengan fasilitas penunjang di kawasan “The Sanur” (akomodasi, klinik penunjang, fasilitas lansia, wellness dan medical check‑up).
BIH dibangun di atas lahan eks Inna Grand Bali Beach/Area Sanur, di sub‑zona kesehatan inti KEK. Akses jalan utama menghubungkan langsung ke Jalan Hang Tuah dan koridor pariwisata Sanur.
### Kapasitas: berapa banyak BIH beds yang direncanakan?
Dari dokumen perencanaan dan pernyataan pejabat yang dapat diverifikasi hingga **Juni 2026**:
– Kapasitas terpasang yang direncanakan adalah sekitar **250+ tempat tidur (BIH 250 beds)**.
– Angka **“>250”** adalah **terkonfirmasi arah kapasitas**, tetapi **angka pasti tempat tidur operasional**—misalnya 250 vs 260 vs 280—**belum dipublikasikan secara rinci** dalam dokumen yang dapat diaudit publik.
Penting dibedakan:
– **Kapasitas terpasang (installed capacity)**: jumlah bed yang direncanakan tersedia secara fisik ketika seluruh fase pembangunan selesai.
– **Kapasitas operasional (staffed beds)**: jumlah bed yang benar‑benar dipakai, dengan tenaga dan layanan penunjang aktif.
Pada fase awal operasional, rumah sakit besar sering membuka **sebagian** dari kapasitas tempat tidur total, lalu menaikkannya secara bertahap mengikuti ketersediaan SDM dan permintaan pasien. BIH mengikuti pola ini: kapasitas desain >250 bed, kapasitas operasional bertahap.
—
## Kelas kamar dan tipe ruangan rawat inap di Bali International Hospital
Informasi publik tentang detail setiap tipe kamar masih terbatas, tapi dari kerangka regulasi rumah sakit tipe rujukan dan positioning BIH sebagai rumah sakit internasional, kita dapat mengelompokkan logika **bali international hospital rooms** sebagai berikut.
### Spektrum kelas kamar (kerangka umum)
Rumah sakit rujukan internasional di Indonesia umumnya memiliki spektrum:
1. **Kamar Kelas Standar (setara Kelas 2/Kelas 3 premium)**
– 2–4 bed per kamar.
– Kamar mandi dalam bersama.
– Lemari, overbed table, kursi penunggu dasar.
Status di BIH:
– Kemungkinan besar tersedia untuk menjaga aksesibilitas pasien domestik dan peserta asuransi domestik.
– **Belum ada brosur resmi kelas kamar per 2026**; sampai itu terbit, detail konfigurasi hanya dapat disebut sebagai pola umum rumah sakit serupa.
2. **Kamar Kelas Menengah (setara Kelas 1/Deluxe)**
– 1–2 bed per kamar (kombinasi single dan twin).
– TV, kulkas kecil, sofa bed penunggu, kamar mandi dalam.
– Lebih privat dibanding kelas standar, sering ditargetkan untuk pasien asuransi korporat dan pasien internasional dengan budget menengah.
3. **Kamar VIP / VVIP / Suite**
– 1 bed per kamar dengan ruang keluarga terpisah.
– Fasilitas lebih luas (meja kerja, pantry mini, kadang ruang meeting kecil).
– Ditujukan untuk pasien yang membutuhkan privasi tinggi (eksekutif, pejabat, pasien internasional high‑net‑worth).
Posisi BIH di KEK memungkinkan spektrum kamar menyasar:
– pasien BPJS/komersial domestik (kelas standar–menengah), dan
– pasien internasional (kelas menengah–suite).
Karena **BIH 250 beds** menjadi tulang punggung layanan rujukan di KEK, logis bila distribusi bed diarahkan agar:
– mayoritas kapasitas tetap “hospital grade” standar,
– sebagian signifikan dialokasikan ke VIP/International wing untuk pasar medical tourism.
### Pengaturan kamar untuk layanan khusus
Beberapa jenis layanan mengharuskan kamar dengan spesifikasi teknis tertentu:
– **ICU (Intensive Care Unit)** dan **HCU (High Care Unit)**
– 1 bed per box atau open bay dengan pemisahan fisik.
– Monitoring 24 jam, akses ke ventilator, pompa infus, hemodinamik monitor.
– Jumlah bed ICU tidak dipublikasikan rinci, tetapi untuk rumah sakit 250+ bed biasanya kisaran **8–20%** dialokasikan untuk ICU/HCU/ICCU/isolasi gabungan. Ini **bukan angka resmi BIH; ini benchmark umum**; angka resmi ICU BIH belum dirilis.
– **PICU/NICU (Pediatric/Neonatal ICU)**
– Jika BIH menjalankan layanan ibu & anak tingkat rujukan, unit NICU/PICU dengan inkubator, ventilator neonatal, dan fasilitas kangaroo care biasanya tersedia.
– Status detail ruangan: **masih diumumkan sebagai bagian dari layanan rujukan anak dan neonatus; verifikasi detail bed per subtype belum tersedia publik.**
– **Ruang Isolasi Tekanan Negatif**
– Diperlukan untuk penyakit infeksius tertentu.
– Rumah sakit rujukan pasca-COVID di Indonesia biasanya mengalokasikan beberapa kamar isolasi dengan tekanan negatif yang terpisah dari bangsal umum.
– BIH sebagai RS rujukan internasional di zona pariwisata hampir pasti memasukkannya dalam desain, tetapi **jumlah dan spesifikasi final belum terpublikasi**.
—
## Tabel ringkas kapasitas dan fasilitas kunci (status: Juni 2026)
- Lokasi
- KEK Kesehatan Sanur, Denpasar, Bali, Indonesia
- Status
- Rumah sakit rujukan internasional di dalam KEK (fasilitas fisik utama selesai, layanan on‑boarding bertahap)
- Kapasitas desain tempat tidur
- >250 bed (BIH 250 beds) – angka pasti bed operasional belum dipublikasikan rinci
- Spektrum kelas kamar
- Dari kamar standar multi‑bed hingga VIP/VVIP/suite, detail komersial resmi kamar per kelas belum dipublikasikan penuh
- Unit kritis
- ICU, HCU, kemungkinan NICU/PICU dan isolasi tekanan negatif (jumlah bed per unit belum dipublikasikan)
- Teknologi imaging utama
- CT scan, MRI, X‑ray digital, USG (berdasarkan standar RS rujukan dan pengumuman KEK; detail merek/tipe unit tidak dipublikasikan)
- Teknologi lab
- Laboratorium terintegrasi untuk hematologi, kimia klinik, imunologi; potensi integrasi dengan referensi nasional bila dibutuhkan
- Integrasi KEK
- Terhubung dengan zona medical tourism, wellness, lansia/retirement, dan fasilitas akomodasi di The Sanur
—
## Layanan klinis dan teknologi diagnostik di Bali International Hospital
### Kategori layanan klinis yang diumumkan
Sebagai rumah sakit rujukan di KEK Kesehatan Sanur, BIH dirancang untuk mencakup klaster layanan berikut (daftar generik berbasis pengumuman dan standar RS rujukan; **tiap subspesialisasi spesifik perlu dicek langsung ke rumah sakit karena tidak semua sudah live**):
1. **Jantung dan Pembuluh Darah (Cardiovascular)**
– Kemungkinan mencakup: kateterisasi jantung (cath lab), bed ICU jantung, bed observasi step‑down.
– Cath lab biasanya mensyaratkan **ruang prosedur berteknologi fluoroscopy**, monitoring hemodinamik real time.
– Jumlah lab kateterisasi dan bed recovery belum dirinci dalam dokumen publik.
2. **Onkologi (Cancer Center)**
– Untuk menjadi rujukan kanker, BIH perlu imaging advance (CT, MRI, mungkin PET‑CT di tahap tertentu) dan fasilitas kemoterapi.
– Radioterapi linac (linear accelerator) telah disebut dalam beberapa pengumuman KEK, tetapi **status instalasi dan commissioning alat radioterapi per Juni 2026 harus dikonfirmasi langsung**; belum ada publikasi resmi final yang dapat kami pakai sebagai angka operasional.
3. **Orthopedic & Spine, Musculoskeletal**
– Teater operasi dengan C‑arm, navigasi, dan fasilitas rehabilitasi pascaoperasi.
– BIH diharapkan menangani kasus elektif internasional (arthroplasty, spine surgery), yang menuntut kamar operasi standar internasional dan bed rehabilitasi.
4. **Neurosurgery dan Neurologi**
– Membutuhkan MRI high‑resolution, CT multi‑slice, ICU neuro.
– Profil lengkap layanan bedah saraf (misalnya stroke center 24/7) **belum diumumkan dengan detail protokol**.
5. **Mother & Child / Women’s Health**
– Ruang bersalin (delivery suites), ruang operasi sectio caesarea, NICU, postpartum rooms.
– Mengingat target medical tourism, paket maternity untuk ibu internasional dan diaspora Indonesia memungkinkan secara bisnis, tapi **belum ada paket tarif resmi yang kami bisa sitir**.
6. **Layanan penunjang lain**
– Anestesi, penyakit dalam, bedah umum, urologi, gastroenterologi endoskopi, THT, mata, gigi mulut, dll.
– Ketersediaan tiap subspesialis perlu diverifikasi per departemen; di sini kita berbicara di level kategori.
### Teknologi imaging dan diagnostik: apa yang sudah jelas, apa yang belum
Berdasarkan standar rumah sakit rujukan 250+ bed dan posisi BIH di KEK, **bali international hospital fasilitas** di bidang diagnostik paling tidak akan mencakup:
– **X-ray digital**
– Standar minimal untuk semua rumah sakit sekunder–tersier.
– Digunakan untuk foto thoraks, ekstremitas, dan pemeriksaan tulang.
– **CT Scan**
– Multi-slice (umumnya 64–128 slice atau lebih) untuk head CT (stroke/trauma) dan CT angiografi.
– Vital untuk stroke protocol dan trauma center, yang penting di destinasi wisata.
– Jenis dan merk mesin CT **tidak dipublikasikan**, sehingga klaim di luar “tersedia CT multi-slice” pada tanggal tertentu harus dipandang sebagai pemasaran, bukan data regulator.
– **MRI**
– Paling tidak 1 unit untuk brain, spine, musculoskeletal, organ lain.
– Untuk label “international hospital”, MRI dengan kekuatan medan 1.5–3 Tesla adalah standar.
– Sekali lagi, **detail teknis (Tesla, merek)** tidak resmi di domain publik; kami hanya dapat menyebut kategori teknologi, bukan spesifikasi dagang.
– **USG (Ultrasonografi)**
– USG abdomen, USG kehamilan, USG jantung (echo), Doppler pembuluh darah.
– Biasanya tersebar di poli, ruang IGD, dan ruang tindakan.
– **Laboratorium 24 jam**
– Hematologi, kimia klinik, koagulasi, imunologi dasar, dan kemungkinan beberapa tes molekuler dan biomarker onkologi.
– Di Indonesia, RS rujukan sering bermitra dengan laboratorium rujukan nasional untuk pemeriksaan sangat khusus; struktur itu mungkin juga dipakai BIH.
Alat advance lain yang **disebut di level konsep KEK** (contoh: PET‑CT, radioterapi linac generasi baru, dan teknologi bedah robotik) **belum seluruhnya dapat dikonfirmasi sudah terpasang dan beroperasi secara klinis per Juni 2026**.
Saya menandai seluruhnya sebagai **“diumumkan / intended positioning”**, bukan “sudah live”. Pasien yang memerlukan teknologi spesifik perlu:
– menghubungi rumah sakit atau agen resmi, atau
– meminta surat konfirmasi tertulis soal ketersediaan alat dan slot jadwal, terutama untuk terapi kanker dan operasi kompleks.
—
## Fasilitas penunjang: IGD, kamar operasi, rehab, dan farmasi
### Instalasi Gawat Darurat (IGD / Emergency Department)
Sebagai RS di destinasi wisata pantai dan pintu gerbang pulau, IGD BIH diharapkan menangani:
– kasus trauma (kecelakaan lalu lintas, aktivitas laut),
– kasus medikal akut (serangan jantung, stroke, asma berat),
– kasus wisatawan (dehidrasi berat, infeksi saluran cerna, dll).
Fasilitas standar IGD RS rujukan mencakup:
– beberapa bed observasi dan resusitasi dengan monitor,
– akses cepat ke imaging (X-ray & CT),
– akses ke laboratorium 24 jam,
– ruang tindakan kecil (suturing, abses, gips).
Jumlah bed IGD dan konfigurasi triase belum dijabarkan secara rinci di dokumen publik, namun untuk rumah sakit >250 bed, **10–20 bed IGD** adalah baseline umum; ini **bukan angka resmi BIH**.
### Kamar operasi (Operating Theatres)
Fasilitas bedah utama biasanya meliputi:
– **Main operating theatres**: beberapa ruang untuk bedah besar (orthopedic, onkologi, cardiovascular, general surgery).
– **Minor OT / prosedur**: untuk tindakan bedah kecil/endoskopi.
– **Recovery room / PACU**: bed pascaoperasi dengan monitor.
Karena BIH ditujukan untuk medical tourism, teater operasi dapat diasumsikan:
– berteknologi **laminar airflow** dan standar sterilisasi internasional,
– terintegrasi dengan sistem rekam medis elektronik (EMR),
– memiliki C‑arm untuk orthopaedic dan mungkin neuronavigasi.
Namun, **jumlah total kamar operasi dan tingkat hibrid OR (misalnya untuk TAVI/endovascular)** belum dirilis resmi, sehingga angka apapun di publik yang menyebut jumlah OT tertentu tanpa sumber regulasi sebaiknya dianggap klaim marketing.
### Rehabilitasi medik dan fisioterapi
Untuk pasien orthopedic, stroke, dan pascaoperasi, fasilitas rehab menjadi kunci:
– Ruang fisioterapi dengan alat latihan, parallel bars, sepeda statis.
– Occupational therapy dan speech therapy untuk kasus neuro.
– Potensi integrasi dengan fasilitas kebugaran dan kolam renang terapi di kawasan The Sanur.
Integrasi rehab dengan wellness dan fasilitas lansia di KEK berpotensi kuat, tetapi:
– **model integrasi operasional (misalnya paket post‑operative rehab plus stay di retirement residence)** per Juni 2026 masih berada di level konsep/pengembangan, bukan standar baku.
### Farmasi dan suplai medis
BIH sebagai RS rujukan:
– memiliki instalasi farmasi rumah sakit yang melayani rawat inap dan rawat jalan,
– wajib memenuhi standar rantai dingin (cold chain) untuk vaksin dan obat biologis,
– dan terhubung dengan sistem logistik yang mendukung stok obat spesialistik (onko, immunotherapy).
Rincian **daftar obat yang tersedia on‑site** berubah cepat dan tidak dipublikasikan secara terbuka; pasien terapi jangka panjang sebaiknya:
– mengirimkan daftar obat (dengan nama generik dan merk) ke RS jauh hari,
– meminta konfirmasi ketersediaan atau opsi substitusi.
—
## Integrasi BIH dengan kawasan “The Sanur”: medical tourism, wellness, dan retirement
### Apa itu “The Sanur” di konteks KEK?
“The Sanur” adalah nama komersial kawasan terpadu KEK Kesehatan Sanur yang menggabungkan:
– Bali International Hospital sebagai pusat layanan tersier,
– fasilitas akomodasi (hotel, serviced apartment),
– klinik dan pusat medical check‑up,
– fasilitas wellness dan spa medis,
– dan pengembangan hunian lansia/retirement living.
Dalam bahasa sederhana:
– BIH = “core hospital”
– The Sanur = “ekosistem sekeliling” yang menghubungkan layanan medis dengan pengalaman tinggal jangka pendek maupun panjang.
### Alur pasien medical tourism di ekosistem KEK
Secara konsep, pasien luar daerah atau luar negeri akan melewati jalur seperti ini:
1. **Kontak awal dan pra‑konsultasi**
– Online via website/WhatsApp agen resmi, mengirimkan hasil lab dan imaging.
– Estimasi awal rencana terapi dan kisaran biaya (range, bukan angka final).
2. **Kedatangan dan akomodasi**
– Menginap di hotel/serviced apartment di dalam atau dekat KEK Sanur, yang aksesnya dekat BIH.
– Beberapa paket medical tourism biasanya menggabungkan:
– antar‑jemput bandara,
– pendampingan bahasa,
– dan bantuan administrasi asuransi.
3. **Layanan di BIH**
– Konsultasi spesialis, penunjang diagnostik (CT, MRI, lab).
– Tindakan bedah/terapi bila diperlukan, rawat inap di salah satu kelas kamar BIH.
4. **Rehabilitasi dan masa pemulihan**
– Sesi fisioterapi/rehab medik di BIH.
– Kembali ke akomodasi di The Sanur untuk masa pemulihan lebih santai, kadang termasuk program nutrisi dan aktivitas ringan.
5. **Follow‑up jarak jauh**
– Telekonsultasi setelah pasien kembali ke negara/kota asal.
Sebagian skema di atas sudah operasional secara generik (RS + hotel + medical check‑up). Namun, **paket resmi BIH yang terstruktur dengan harga all‑in** (misalnya “paket ganti sendi + 7 malam hotel”) masih dalam tahap pengembangan dengan berbagai mitra dan tidak memiliki daftar harga final publik sampai Juni 2026.
Jika Anda sedang merencanakan perjalanan medical tourism ke Sanur, gunakan formulir atau WhatsApp di halaman plan your trip untuk menghubungi tim perencana independen; mereka dapat membantu menyusun rute rumah sakit + akomodasi, dan menjembatani komunikasi bahasa dengan pihak BIH.
—
## Transparansi kapasitas dan biaya: apa yang bisa dan tidak bisa diketahui di 2026
### Kapasitas tempat tidur: apa yang sudah jelas
– **Terbukti dari dokumen KEK dan keterangan pejabat:**
– BIH dirancang sebagai rumah sakit rujukan dengan **lebih dari 250 tempat tidur**.
– Berada di jantung KEK Kesehatan Sanur dengan peran utama untuk pasien Indonesia dan internasional.
– **Yang belum resmi dipublikasikan per Juni 2026:**
– Jumlah pasti bed operasional dibagi per kelas kamar (standar vs VIP vs ICU).
– Rasio bed per departemen (bed untuk jantung, onkologi, orthopaedi, dll).
Setiap angka yang menyebut detail sangat granular (misalnya “35 bed ICU, 12 NICU, 8 PICU”) tanpa mengutip dokumen resmi harus dianggap **tidak terverifikasi**.
### Biaya kamar dan tindakan: range, bukan angka tetap
Per **Mei–Juni 2026**, tidak ada daftar harga resmi BIH yang dipublikasikan penuh di domain regulasi terbuka. Oleh karena itu:
– Saya **tidak** akan menulis angka tunggal spesifik untuk:
– tarif kamar per malam,
– biaya MRI/CT per tindakan,
– paket operasi tertentu.
Sebagai acuan kasar dari rumah sakit rujukan swasta setara di kota besar Indonesia (Jakarta/Surabaya/Bali) yang melayani pasien internasional, **rentang harga last verified Juni 2026** biasanya:
– **Kamar standar**: kisaran Rp800.000 – Rp2.000.000 per malam.
– **Kamar single kelas menengah**: kisaran Rp1.500.000 – Rp4.000.000 per malam.
– **VIP/VVIP/suite**: bisa mulai Rp3.500.000 sampai di atas Rp10.000.000 per malam untuk suite besar.
– **MRI**: kisaran Rp2.500.000 – Rp7.500.000 per pemeriksaan, tergantung kontras/area.
– **CT Scan**: kisaran Rp1.500.000 – Rp5.000.000 per pemeriksaan.
Itu **bukan tarif resmi Bali International Hospital**, melainkan gambaran pasar rumah sakit swasta rujukan Indonesia. Untuk angka BIH yang akurat:
– mintalah **quotation tertulis** ke rumah sakit atau agen resmi sebelum berangkat,
– cek juga apakah asuransi internasional Anda memiliki kerja sama direct billing dengan BIH.
—
## Cara menggunakan informasi fasilitas BIH ini untuk merencanakan perjalanan
1. **Tentukan prioritas klinis Anda**
– Apakah fokus Anda jantung, orthopaedi, kanker, check‑up eksekutif, atau perawatan lansia?
– Setiap fokus butuh kombinasi fasilitas berbeda (misalnya cath lab vs rehab).
2. **Cocokkan dengan teknologi yang tersedia**
– Jika terapi bergantung pada alat spesifik (misalnya radioterapi tipe tertentu, PET‑CT, atau robotik), minta konfirmasi tertulis soal:
– ketersediaan alat,
– jadwal layanan,
– dan estimasi waktu tunggu (waiting time).
3. **Sesuaikan kelas kamar dengan kebutuhan pemulihan**
– Pasien pasca bedah besar sering lebih nyaman di kamar single dengan ruang penunggu luas.
– Pasien rawat biasa dan yang fokus pada biaya bisa memilih kelas standar/menengah.
4. **Rencanakan akomodasi sekitar The Sanur**
– Pertimbangkan masa inap sebelum dan sesudah perawatan.
– Integrasikan aktivitas ringan (jalan pagi di pantai Sanur, program nutrisi) dalam rencana pemulihan, selama diizinkan dokter.
Untuk bantuan merancang rute **bandara → hotel → BIH → rehab → pulang**, Anda dapat plan your trip via formulir atau WhatsApp. Tim perencana dapat membantu menyusun jadwal realistis sesuai kapasitas rumah sakit dan jadwal penerbangan Anda; no one can pay to change what we publish; if you proceed with our partner they may pay us a referral fee at no extra cost to you.
—
## FAQ tentang fasilitas Bali International Hospital
Apakah Bali International Hospital sudah beroperasi penuh dengan >250 bed?
Bangunan utama dan fungsi rumah sakit rujukan sudah berjalan, tetapi penggunaan seluruh >250 tempat tidur biasanya bertahap. Kapasitas desain >250 bed sudah diumumkan; jumlah pasti bed operasional per Juni 2026 belum dirilis rinci ke publik. Untuk informasi terkini Anda perlu menghubungi BIH langsung.
Apa saja jenis kamar yang tersedia di Bali International Hospital?
Secara spektrum, BIH menyediakan kamar standar multi-bed, kamar single kelas menengah, dan kamar VIP/VVIP atau suite. Ini mengikuti pola rumah sakit rujukan internasional di Indonesia. Namun detail luas kamar, fasilitas tiap kelas, dan tarif resmi belum dipublikasikan lengkap, sehingga wajib dikonfirmasi ke bagian admisi BIH sebelum pemesanan.
Apakah BIH punya fasilitas untuk pasien internasional (bahasa, pembayaran, asuransi)?
Sebagai rumah sakit di KEK Kesehatan Sanur yang ditujukan untuk medical tourism, BIH dirancang dengan layanan pasien internasional (bahasa asing, dukungan administrasi asuransi, dan integrasi dengan hotel di The Sanur). Tingkat kesiapan tiap layanan (misalnya bahasa Jepang, Arab, atau Rusia) dapat berubah; Anda sebaiknya menanyakan bahasa pendamping dan opsi pembayaran saat mengirim rekam medis awal.
Teknologi apa yang pasti tersedia di Bali International Hospital saat ini?
Secara kategori, BIH sebagai RS rujukan 250+ bed memiliki X-ray digital, CT scan, MRI, USG, dan laboratorium 24 jam. Ini sesuai standar RS tersier Indonesia dan posisi BIH di KEK. Teknologi yang lebih advance seperti PET-CT, radioterapi linac, atau bedah robotik masih berada di ranah pengumuman konsep; status operasional per alat harus diverifikasi langsung ke rumah sakit untuk tanggal kunjungan Anda.
Bagaimana cara mendapatkan estimasi biaya perawatan atau operasi di BIH?
Kirimkan ringkasan diagnosis, rekam medis, dan hasil penunjang terakhir ke BIH atau ke konsultan perjalanan medis tepercaya. Mereka akan meminta tim BIH menyusun rencana tindakan dan range biaya. Karena daftar harga lengkap tidak dipublikasikan, estimasi yang Anda dapatkan akan berupa rentang (misalnya minimum–maksimum) dengan penjelasan faktor yang bisa mengubah total biaya. Untuk koordinasi awal dan bantuan bahasa, Anda bisa menghubungi tim kami lewat plan your trip dan berdiskusi via WhatsApp.